Dalam metode penggorengan konvensional atau deep frying, pengaturan suhu minyak adalah variabel yang paling menentukan hasil akhir. Minyak berada pada titik panas yang stabil, sebelum kentang dimasukkan. Jika memasukkan kentang saat minyak belum cukup panas, kentang akan menyerap minyak seperti spons, menghasilkan tekstur yang berat dan tidak sehat. Selain itu, hindari menumpuk kentang terlalu banyak di dalam wajan karena hal ini akan menurunkan suhu minyak secara drastis.
Bagi yang lebih memilih menggunakan air fryer atau oven untuk alasan kesehatan, sirkulasi udara panas menjadi pengganti fungsi minyak. Pada penggunaan air fryer, sangat disarankan untuk melakukan pemanasan awal (pre-heat) pada suhu tinggi sekitar 200 Derajat celcius agar proses karamelisasi permukaan kentang terjadi secara instan.
Penyajian dan pemberian bumbu memegang peranan penting dalam menjaga kualitas tekstur. Hindari meniriskan kentang di atas tumpukan tisu dapur dalam waktu lama, karena uap panas yang terperangkap di bawahnya akan membuat kondensasi yang justru membuat kentang cepat layu. Gunakanlah rak kawat (cooling rack) agar udara dapat bersirkulasi di seluruh sisi kentang.

